Minggu, 11 September 2011

birahi ayah kandung 4

Dari bagian 3

Seperti kejadian pertama, meskipun aku terpuaskan bukan main tapi kejadian kedua bersama ayah menyisakan sesal dibathinku. Apalagi setiap kali aku mendengar ceramah rohani, aku merasa dosa terhadap Mas Hamdi suamiku. Selain itu aku juga merasa dosa melakukan hubungan intim dengan ayah kandungku, bukankah kami sedarah dan tabu untuk melakukan itu?

birahi ayah kandung 3

Desiran yang kurasa semakin menjadi saat ayah melorotkan CD yang kupakai lalu menyingkap naik bagian bawah dasterku. Posisiku jadi nungging membelakangi ayah dengan tubuh bagian bawah bugil. Ayah lalu memandu kedua kakiku untuk lebih merenggang jarak, lalu ia pun berlutut dibagian itu.

birahi ayah kandung 2

Dari bagian 1

Rasa gatal yang sangat kurasakan dipucuk-pucuk kedua susuku yang putingnya sudah mengembang pertanda birahi yang kualami.
Ayah meneruskan aktifitasnya mengusapi klitorisku dengan jempolnya, usapan itu perlahan melemah dengan posisi jempol beranjak menjauh dari klitorisku. Saat itu aku sudah sangat terangsang oleh ayah, pinggulku kini yang naik mengejar jempol ayah agar tak meninggalkan klitorisku. Aku menggelepar dengan napas sudah sangat tidak beraturan lagi, pikiranku sudah melayang dan tak ingat lagi bahwa yang merangsangku adalah ayahku sendiri. Tapi disaat aku sudah sangat terangsang seperti itu, ayah justru menghentikan aktifitasnya di klitorisku. Pinggulku yang tadinya sedikit mengangkat mencari jempol ayah langsung terjerembab lagi, aku terpejam menahan gejolak yang berkecamuk ditubuhku.

birahi ayah kandung

Cerita ini seperti disampaikan Mar (18) kepada penulis. Ditulis ulang tanpa merubah maknanya, sebagai sumbangsih untuk pencinta dan pembaca sumbercerita.com

*****

Sebut saja aku Mar, wanita berusia 18 tahun, sudah menikah dan sedang hamil 8 bulan. Aku berani menceritakan kisahku setelah Sam (60), ayah kandungku diamankan polisi lima bulan lalu, setelah sempat digebuki Mas Hamdi (25), suamiku.